Halo Sahabat Latiseducation!
Kesalahan orang tua saat memilih les privat umumnya terjadi karena terlalu fokus pada harga, terburu-buru menentukan tutor, atau belum memahami kebutuhan belajar anak secara menyeluruh. Padahal, pemilihan les privat yang tepat dapat berpengaruh terhadap kenyamanan belajar, pemahaman materi, hingga perkembangan akademik siswa.
Les privat memang menawarkan pembelajaran yang lebih personal dibandingkan kelas dengan jumlah siswa yang banyak. Namun, keunggulan tersebut tidak otomatis diperoleh apabila program, tutor, jadwal, dan metode pembelajaran yang dipilih kurang sesuai dengan kebutuhan anak.
Setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda. Ada siswa yang membutuhkan bantuan untuk memahami konsep dasar, mengejar ketertinggalan materi, meningkatkan nilai sekolah, mempersiapkan ujian, atau bahkan mengejar target masuk sekolah maupun perguruan tinggi tertentu.
Karena itu, Ayah/Bunda perlu mengetahui berbagai kesalahan saat memilih les privat agar keputusan yang diambil benar-benar membantu perkembangan belajar Ananda.
Perlunya Kehati-Hatian Saat Memilih Les Privat
Kehati-hatian saat memilih les privat diperlukan karena kualitas pendampingan belajar tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering anak mengikuti les, tetapi juga oleh kesesuaian tutor, metode belajar, materi, jadwal, dan sistem evaluasinya.
Dalam sistem privat, interaksi antara siswa dan tutor berlangsung lebih intensif. Artinya, tutor memiliki peran penting dalam membantu siswa memahami materi sekaligus membangun kebiasaan belajar yang lebih terarah.
Orang tua sebaiknya tidak hanya bertanya, “Berapa biaya lesnya?” tetapi juga mempertimbangkan beberapa hal penting seperti:
-
Apakah tutor sesuai dengan jenjang dan mata pelajaran anak?
-
Bagaimana proses pemilihan tutor dilakukan?
-
Apakah metode pembelajaran dapat disesuaikan?
-
Apakah jadwal belajar cukup fleksibel?
-
Bagaimana perkembangan siswa dipantau?
-
Apakah tersedia evaluasi pembelajaran?
-
Apa yang dilakukan apabila siswa tidak cocok dengan tutor?
Pertanyaan tersebut penting karena kebutuhan setiap siswa tidak selalu sama. Program yang efektif untuk satu siswa belum tentu menghasilkan pengalaman belajar yang sama bagi siswa lainnya.
Latiseducation, misalnya, menggunakan konsep satu siswa satu tutor dalam program les privatnya. Jadwal dan materi pembelajaran juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa, disertai laporan perkembangan yang membantu orang tua memantau proses belajar Ananda.
baca juga: guru les privat ke rumah
Apa Saja Kesalahan Saat Memilih Les Privat?
Kesalahan saat memilih les privat antara lain hanya mempertimbangkan harga, tidak memperhatikan kompetensi tutor, mengabaikan kecocokan metode belajar, serta tidak mengecek sistem evaluasi dan perkembangan siswa.
Berikut beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari Ayah/Bunda.
1. Memilih Les Privat Hanya Berdasarkan Harga
Harga memang menjadi salah satu pertimbangan penting, tetapi sebaiknya tidak menjadi satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan.
Biaya yang murah belum tentu sesuai apabila program yang diperoleh tidak menjawab kebutuhan belajar anak. Sebaliknya, biaya yang lebih tinggi juga tidak otomatis menjamin hasil apabila metode dan tutornya kurang cocok.
Bandingkan biaya dengan layanan yang diperoleh, mulai dari kualitas tutor, durasi belajar, materi, evaluasi, laporan perkembangan hingga fasilitas pendukung lainnya.
2. Tidak Menentukan Tujuan Belajar Sejak Awal
Kesalahan berikutnya adalah mendaftarkan anak ke les privat tanpa menentukan target belajar yang jelas.
Padahal, tujuan belajar akan memengaruhi pemilihan program. Anak yang ingin meningkatkan nilai Matematika tentu membutuhkan pendekatan berbeda dengan siswa kelas 12 yang sedang mempersiapkan UTBK SNBT.
Sebelum memilih program, tentukan terlebih dahulu apakah Ananda membutuhkan pendampingan untuk:
-
memahami materi sekolah;
-
meningkatkan nilai akademik;
-
mengejar materi yang tertinggal;
-
mempersiapkan ujian sekolah;
-
meningkatkan kemampuan mata pelajaran tertentu; atau
-
mempersiapkan seleksi masuk perguruan tinggi.
Dengan target yang jelas, proses belajar dapat dibuat lebih terarah.
3. Mengabaikan Kualitas dan Kompetensi Tutor
Tidak memperhatikan kompetensi tutor merupakan kesalahan yang cukup krusial karena tutor akan berinteraksi langsung dengan siswa selama proses pembelajaran.
Tutor yang baik bukan sekadar menguasai materi. Kemampuan menjelaskan konsep, berkomunikasi, memahami karakter siswa, serta menyesuaikan metode mengajar juga perlu diperhatikan.
Karena itu, pilih lembaga yang memiliki proses seleksi tutor. Latiseducation menyatakan bahwa tutor yang bergabung telah melalui proses seleksi oleh tim untuk memastikan kompetensi sekaligus kesesuaiannya dalam mendampingi siswa.
4. Menganggap Semua Anak Cocok dengan Metode yang Sama
Setiap anak mempunyai cara memahami materi yang berbeda. Ada yang lebih mudah memahami materi melalui penjelasan visual, latihan soal, diskusi, contoh kasus, maupun praktik secara bertahap.
Memaksakan satu metode belajar kepada semua siswa dapat membuat proses pembelajaran kurang maksimal.
Keunggulan les privat justru terletak pada fleksibilitasnya. Tutor seharusnya dapat menyesuaikan ritme, materi, dan pendekatan pembelajaran berdasarkan kemampuan siswa.
5. Tidak Mempertimbangkan Kenyamanan Anak dengan Tutor
Tutor yang memiliki kemampuan akademik tinggi belum tentu langsung cocok dengan setiap siswa.
Kecocokan juga dapat dipengaruhi oleh cara berkomunikasi, tempo menjelaskan materi, karakter, dan pendekatan tutor ketika menghadapi kesulitan siswa.
Anak yang nyaman biasanya lebih berani bertanya ketika belum memahami materi. Sebaliknya, jika komunikasi dengan tutor kurang nyaman, siswa mungkin memilih diam meskipun sebenarnya belum menguasai pembelajaran.
Karena itu, keberadaan garansi pergantian tutor dapat menjadi salah satu aspek yang patut dipertimbangkan ketika memilih lembaga les privat.
6. Memilih Jadwal yang Terlalu Padat
Semakin sering les tidak selalu berarti semakin efektif.
Anak tetap membutuhkan waktu untuk beristirahat, mengikuti kegiatan sekolah, mengerjakan tugas, bersosialisasi, serta belajar secara mandiri. Jadwal les yang terlalu padat justru berpotensi membuat anak kelelahan dan kehilangan motivasi belajar.
Pilih intensitas belajar berdasarkan kebutuhan dan target akademik anak.
7. Tidak Memantau Perkembangan Belajar
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menganggap tugas orang tua selesai setelah menemukan tutor.
Padahal, perkembangan anak tetap perlu dipantau. Ayah/Bunda perlu mengetahui materi yang telah dipelajari, tingkat pemahaman siswa, kendala yang ditemukan, serta perkembangan yang dicapai.
Latiseducation menyediakan Daily Report yang memungkinkan orang tua dan siswa memantau perkembangan belajar. Melalui aplikasi siswa, laporan harian, kehadiran, dan hasil evaluasi juga dapat dipantau sehingga perkembangan akademik tidak hanya berdasarkan perkiraan.
8. Tidak Mengecek Kredibilitas Lembaga
Kredibilitas lembaga juga perlu diperhatikan sebelum melakukan pendaftaran dan pembayaran program.
Cari informasi mengenai legalitas, pengalaman, sistem pelayanan, program yang tersedia, hingga rekam jejak lembaga tersebut.
Latiseducation telah berdiri sejak 2013 dan menyediakan layanan pendidikan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari les privat jenjang TK, SD, SMP, SMA hingga program persiapan masuk perguruan tinggi.
baca juga: bimbingan belajar terdekat
Bagaimana Cara Menghindari Kesalahan Saat Memilih Les Privat?
Cara menghindari kesalahan saat memilih les privat adalah dengan mengenali kebutuhan anak terlebih dahulu, membandingkan program secara menyeluruh, mengecek kompetensi tutor, dan memastikan tersedia sistem monitoring perkembangan belajar.
Ayah/Bunda dapat memulainya dengan langkah berikut.
1. Kenali Kebutuhan Utama Anak
Cari tahu terlebih dahulu kesulitan yang sedang dialami Ananda. Jangan hanya berpatokan pada nilai akhir.
Nilai Matematika yang rendah, misalnya, dapat disebabkan oleh konsep dasar yang belum dikuasai, kurang latihan, kesulitan memahami penjelasan di sekolah, atau kurang percaya diri ketika mengerjakan soal.
Akar permasalahan inilah yang perlu ditemukan sebelum menentukan program.
2. Tentukan Target yang Realistis
Setelah mengetahui kebutuhan siswa, tentukan target belajar yang ingin dicapai.
Target dapat berupa peningkatan pemahaman konsep, kenaikan nilai, penyelesaian materi tertentu, persiapan ujian, maupun pencapaian skor tertentu.
Target yang jelas membuat perkembangan siswa lebih mudah dievaluasi.
3. Cari Informasi Mengenai Tutor
Pastikan tutor memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan Ananda. Untuk materi yang semakin kompleks, kesesuaian bidang akademik tutor menjadi semakin penting.
Selain kemampuan akademik, pertimbangkan pula pengalaman dan kemampuan tutor dalam menyampaikan materi.
4. Pastikan Materi Bisa Disesuaikan
Les privat seharusnya memberikan ruang untuk menyesuaikan materi berdasarkan kemampuan siswa.
Apabila siswa sudah menguasai materi tertentu, waktu belajar dapat dialihkan untuk membahas topik yang masih sulit. Sebaliknya, konsep dasar yang belum dipahami dapat dipelajari kembali sebelum siswa melanjutkan ke materi berikutnya.
5. Pilih Jadwal yang Fleksibel
Jadwal belajar ideal perlu menyesuaikan aktivitas siswa.
Latiseducation memberikan fleksibilitas bagi siswa dalam mengatur waktu dan tempat belajar sehingga pembelajaran dapat berlangsung dengan lebih nyaman tanpa mengabaikan aktivitas utama lainnya.
6. Perhatikan Sistem Evaluasi
Evaluasi membantu mengetahui apakah proses belajar memberikan perkembangan yang diharapkan.
Di Latiseducation, terdapat assessment untuk mengukur pemahaman siswa. Orang tua juga dapat memantau hasil pembelajaran melalui sistem laporan yang tersedia.
7. Konsultasikan Kebutuhan Sebelum Memilih Paket
Apabila masih ragu menentukan program, jangan terburu-buru mengambil paket.
Sampaikan terlebih dahulu jenjang pendidikan, mata pelajaran, kesulitan siswa, target akademik, preferensi jadwal, hingga metode belajar yang dibutuhkan kepada tim konsultasi.
Dengan informasi tersebut, rekomendasi program dapat dibuat lebih relevan dengan kondisi Ananda.
Wujudkan Impian Tanpa Kesalahan Bersama Latiseducation!
Memilih Latiseducation dapat menjadi salah satu pilihan bagi orang tua yang membutuhkan pendampingan belajar personal dengan tutor yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan siswa.
Latiseducation menyediakan layanan les privat satu siswa satu tutor untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. Program juga tersedia untuk berbagai mata pelajaran seperti Matematika, Bahasa Inggris, IPA, IPS, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, dan mata pelajaran lainnya.
Selain program akademik reguler, tersedia pula program persiapan masuk perguruan tinggi seperti UTBK SNBT, SIMAK UI, program Kedokteran, Kedinasan, dan program akademik lainnya.
Beberapa fasilitas yang mendukung pembelajaran di Latiseducation meliputi:
-
tutor yang melalui proses seleksi;
-
pembelajaran personal satu siswa satu tutor;
-
jadwal belajar yang dapat disesuaikan;
-
materi berdasarkan kebutuhan siswa;
-
garansi tutor sesuai ketentuan program;
-
Daily Report perkembangan belajar;
-
konsultasi perkembangan siswa;
-
assessment untuk mengukur pemahaman; serta
-
aplikasi siswa untuk memantau laporan, kehadiran, dan evaluasi belajar.
Dengan sistem tersebut, orang tua tidak hanya mendapatkan layanan tutor untuk datang dan mengajar, tetapi juga mempunyai sarana untuk mengetahui perkembangan belajar Ananda.
baca juga: guru privat
Detail Program dan Biaya Les Privat di Latiseducation
Program dan biaya les privat di Latiseducation tersedia dalam beberapa pilihan paket dan dapat berbeda berdasarkan jenjang pendidikan, intensitas belajar, kurikulum, serta kebutuhan siswa.
Price List Les Privat Latiseducation
Berikut rincian biaya les privat Latiseducation untuk Kurikulum Nasional berdasarkan jenjang pendidikan dan pilihan paket belajar.
*Harga dan ketentuan program dapat berubah. Silakan konfirmasi kepada tim Latiseducation untuk mendapatkan informasi program terbaru.
Price List Les Privat Latiseducation (Kurikulum Nasional Plus)
Berikut rincian biaya les privat Latiseducation untuk Kurikulum Nasional Plus berdasarkan jenjang pendidikan dan pilihan paket belajar.
*Harga dan ketentuan program dapat berubah. Silakan konfirmasi kepada tim Latiseducation untuk mendapatkan informasi program terbaru.
Price List Les Privat Latiseducation (Kurikulum Internasional)
Berikut rincian biaya les privat Latiseducation untuk Kurikulum Internasional berdasarkan jenjang pendidikan dan pilihan paket belajar.
*Harga dan ketentuan program dapat berubah. Silakan konfirmasi kepada tim Latiseducation untuk mendapatkan informasi program terbaru.
Seluruh program les privat Latiseducation menggunakan durasi belajar 120 menit setiap sesi. Berikut rincian jumlah pertemuan pada masing-masing paket.
Nominal tersebut merupakan gambaran berdasarkan informasi program yang tersedia dan dapat menyesuaikan jenjang kelas, kurikulum, pilihan program, durasi, serta kebutuhan belajar siswa. Karena itu, Ayah/Bunda disarankan melakukan konsultasi terlebih dahulu untuk memperoleh informasi biaya terbaru sekaligus menentukan paket yang paling sesuai.
Jangan sampai keputusan memilih les privat justru dilakukan tanpa mengetahui kebutuhan utama Ananda. Program yang tepat bukan hanya tentang seberapa sering anak belajar, melainkan seberapa sesuai tutor, metode, materi, dan evaluasi yang diberikan dengan target belajarnya.
Ingin mengetahui program les privat yang paling sesuai untuk Ananda?
Hubungi Latiseducation melalui telepon (021) 77844897 atau WhatsApp 087896080154 untuk mendapatkan konsultasi program secara gratis. Tim Latiseducation siap memberikan rekomendasi program terbaik sekaligus membantu proses pendaftaran dengan ramah, cepat, dan informatif.
Kunjungi juga website resmi Latiseducation untuk mengenal berbagai program unggulan lainnya, mulai dari les privat akademik, persiapan UTBK SNBT, SIMAK UI, bimbel Kedokteran, hingga program persiapan pendidikan lainnya.