Langkah-langkah Penelitian Geografi | Geografi Kelas X - Latiseducation

Langkah-langkah Penelitian Geografi | Geografi Kelas X

Konsep Pelajaran 336

Pada materi kali ini kita akan belajar tentang apa itu penilitian geografi, langkah-langkah penelitian geografi, dan membuat laporan observasi lapangan.

Kenapa Sahabat Latis harus mengetahui tentang langkah-langkah penelitian geografi? Ketika kamu belajar geografi dan diminta untuk melakukan penelitian tentang bumi dan segala fenomena terkait, kamu akan lebih mudah untuk mendeskripsikan sifat-sifat studi geografi.

Selain itu, kamu juga dapat mengidentifikasi pendekatan analisis, mengaplikasikan metode dan teknik pengumpulan data, serta mempublikasikan hasil penelitian geografi tersebut.

Langkah-langkah Penelitian Geografi

Sebelum mengikuti langkah-langkah penelitian geografi, ada baiknya Sahabat Latis mengetahui terlebih dahulu tentang apa itu pengertian penelitian geografi, bentuk-bentuk penelitiannya, dan metode yang digunakan.

Setelah menguasai semua hal tersebut, barulah kita dapat melaksakan penelitian geografi dengan mengikuti langkah-langkah yang akan dibahas pada materi kali ini.

Apa Itu Penelitian Geografi?

Riset (research) atau penelitian diartikan sebagai pencarian ulang yang berupaya untuk mendapatkan dan memahami tentang suatu objek berdasarkan pekerjaan yang sistematis dan bertanggung jawab.

Tujuan penelitian geografi tergantung pada jenis penelitiannya yaitu penelitian eksploratif, penelitian deskriptif, penelitian kualitatif, dan penelitian kuantitatif.

Penelitian Eksploratif

Penelitian eksploratif bertujuan untuk mengeksplorasi hal-hal baru yang bersifat informatif dan terbuka.

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gagasan baru terhadap objek atau fenomena, memperluas penelitian, dan menguji kelayakan studi.

Penelitian Deskriptif

Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang bersifat akurat, sistematis, dan faktual tentang objek yang diteliti.

Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif bertujuan untuk menangani kasus, mengembangkan konsep dan teori, memperluas kualitas, dan mempertajam pemahaman.

Penelitian kualitatif ini dapat dilakukan dengan observasi, parsipatori, dan wawancara.

Penelitian Kuantitatif

Penelitian kuantitatif dilakukan untuk menguji hipotesis penelitian, mendapatkan keakuratan data, memperoleh informasi atas pengaruh perlakuan terhadap objek, dan menguji validitas.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji teori, menemukan generalisasi, dan mencari hubungan antar variabel.

Penelitian Geografi

Seperti Apa Bentuk Penelitian Geografi Itu Seharusnya?

Penelitian geografi bertujuan untuk memperoleh, mengembangkan, dan menguji validitas data demi mendapatkan pemecahan masalah tentang geosfer.

Ketika membuat penelitian geografi, kita harus memperhatikan tentang ciri khas penelitian tersebut seperti pembuatan peta, observasi lapangan, dokumentasi, analisa, dan pendekatan.

Peta

Peta digunakan untuk membuat analisis keruangan, kelingkungan, dan kompleks wilayah. Kemampuan membaca, menganalisa, menyajikan, dan menginterpretasi peta sangat mempengaruhi keberhasilan penelitian geografi.

Observasi

Observasi bertujuan untuk mengumpulkan data dengan melakukan pengamatan secara langsung di lapangan.

Dokumentasi

Ketika melakukan penelitian geografi, kita diminta untuk menyajikan bukti observasi berupa data, gambar, maupun video.

Seluruh dokumentasi tersebut bertujuan untuk memberikan informasi yang akuraat terkait penelitian yang kita lakukan.

Analisa dan Pendekatan

Penelitian geografi menggunakan analisa dan pendekatan tersendiri dengan merumuskan pertanyaan 5W+1H (what, when, where, why, who, dan how).

  • What (apa) merupakan pertanyaan yang meminta jawaban tentang segala informasi terkait fenomena alam yang terjadi.
  • When (kapan) merupakan pertanyaan yang meminta jawaban tentang waktu terjadinya fenomena tersebut.
  • Where (di mana) merupakan pertanyaan yang meminta jawaban tentang di mana kejadian fenomena itu.
  • Why (mengapa) merupakan pertanyaan yang meminta jawaban tentang apa yang melatarbelakangi terjadinya fenomena tersebut.
  • Who (siapa) merupakan pertanyaan yang meminta jawaban tentang pelaku yang menyebabkan terjadinya sebuah fenomena.
  • How (bagaimana) merupakan pertanyaan yang meminta jawaban tentang proses terjadinya fenomena alam secara runut dan jelas.

Analisa dan pendekatan geografi meliputi analisa kelingkungan, analisa keruangan, analisa kompleks wilayah, dan analisa temporal.

Analisa Keruangan

Analisa keruangan mengkaji persebaran fenomena dan perbedaan suatu wilayah berdasarkan karakteristiknya.

Analisa Kelingkungan

Analisa kelingkungan merupakan analisa yang membahas tentang interaksi perilaku antar sesama makhluk hidup.

Analisa ini dapat dilakukan dengan melakukan identifikasi kondisi fisik suatu wilayah, identifikasi perilaku dan sikap masyarakat, identifikasi alih fungsi lahan atau budidaya, serta menganalisa pengaruh pengalihan fungsi dan hasilnya.

Analisa Kompleks Wilayah

Analisa kompleks wilayah berkaitan dengan fenomena geosfer yang terjadi di wilayah satu dan lainnya. Analisa ini menekankan karakteristik pada suatu wilayah dengan wilayah lainnya.

Analisa kompleks juga menerapkan rancangan kawasan pemukiman meliputi identifikasi wilayah seperti kesuburan tanah, aksesibilitas wilayah, dan pengembangan kawasan.

Analisa Temporal

Analisa temporal merupakan analisa yang membahas tentang perubahan ruang pada sebuah fenomena.

Baca juga: https://www.latisprivat.com/

Penelitian Geografi

Metode Apa yang Diterapkan dalam Penelitian Geografi?

Sebelum kita mengetahui tentang metode apa yang diterapkan dalam penelitian geografi, ada baiknya kita mengetahui tentang prinsip-prinsip geografi terlebih dahulu. Prinsip-prinsip geografi meliputi prinsip penyebaran, interelasi, deskripsi, dan korologi.

Prinsip Penyebaran

Dalam hal ini, geografi adalah ilmu yang membahas tentang persebaran fenomena yang terjadi di muka bumi. Misalnya saja persebaran potensi air, polusi udara, dan lainnya.

Prinsip Interelasi

Segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini terjadi karena adanya keterkaitan antara alam dan manusia seperti banjir, kekeringan, dan lainnya.

Prinsip Deskripsi

Bentuk keterkaitan fenomena dan perilaku manusia dideskripsikan secara runut yang dimulai dari kapan fenomena itu terjadi.

Prinsip Korologi

Prinsip korologi merupakan perpaduan ketiga prinsip geografi yang menjelaskan tentang persebaran, keterkaitan fenomena dengan perilaku manusia, dan mendeskripsikannya menjadi sebuah informasi yang akurat.

Metode-metode Penelitian Geografi

Metode penelitian geografi meliputi studi lapangan, pemetaan, wawancara, kuantitatif, dan penggunaan sarana ilmiah.

  1. Studi Lapangan; melakukan pengamatan langsung untuk mendapatkan informasi yang jelas dan pasti terkait fenomena yang terjadi.
  2. Pemetaan; ini dilakukan menyeleksi informasi menjadi lebih spesifik yang memuat gambaran pola, tempat, dan karakteristik.
  3. Wawancara; mengajukan pertanyaan kepada responden terkait fenomena yang terjadi.
  4. Kuantitatif; penerapan statistika dan perhitungan matematika untuk menyederhanakan hasil penelitian.
  5. Penggunaan Sarana Ilmiah; sarana ilmiah yang digunakan bisa berupa teknologi penginderaan jauh dan lainnya.

Apa Saja Langkah-langkah Penelitian Geografi?

Ikuti langkah-langkah penelitian geografi berikut ketika kamu akan melakukan riset terkait fenomena alam.

Kamu dapat memulainya dengan merumuskan masalah, merumuskan tujuan penelitian, menyusun hipotesis, menentukan populasi dan sampel, dan mengimplementasikan teknik pengumpulan data.

Perumusan Masalah

Hal pertama yang harus dilakukan ketika melakukan penelitian geografi adalah merumuskan masalah.

Masalah tersebut dapat dirumuskan dengan membaca buku terkait penelitian yang diangkat, mengadakan pengamatan secara langsung, mengikuti forum-forum ilmiah, mengidentifikasi pengalaman pribadi, dan berdiskusi dengan pakar atau para ahli.

Menentukan Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian bisa didapatkan setelah kamu berhasil merumuskan masalah. Nantinya, tujuan penelitian ini berisi tentang indikator dan variabel penelitian.

Menyusun Hipotesis

Hipotesis merupakan perkiraan apa yang ditemukan selama kita melakukan pengamatan. Membuat hipotesis harus disertai analisa dan kalimat positif tanpa tanda tanya.

Populasi dan Sampel

Populasi adalah subjek atau objek penelitian, sedangkan sampel adalah bagian dari populasi penelitian tersebut.

Sampel digunakan untuk memudahkan peneliti, menghemat waktu, dan memudahkan pengumpulan data.

Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menerapkan metode penelitian geografi. Beberapa metode tersebut adalah metode observasi, pemetaan, penginderaan jauh, wawancara, komputerisasi, dan studi kepustakaan.

Penarikan Kesimpulan

Kesimpulan berisi tentang hasil penelitian yang telah didapatkan berdasarkan rumusan masalah, tujuan penelitian, hipotesis, populasi dan sampel, serta teknik pengumpulan data.

Gimana Sahabat Latis, udah mulai paham kan dengan materi Langkah-langkah penelitian Geografi?

Supaya kamu makin paham dengan materi lainnya, bisa jawab PR dan tugas di sekolah dengan mudah dan prestasi kamu meningkat tajam, kamu bisa coba ikutan les privat Latiseducation lho!

Gurunya berprestasi dan biayanya juga hemat. Bisa online dan tatap muka juga. Fleksibel kan? Untuk info lebih lanjut, kamu bisa hubungi Latiseducation di line chat 085810779967.

Sampai ketemu di kelas!

les privat

Referensi:

https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://ringkasanku.com/langkah-langkah-penelitian-geografi/%3Fpdf%3D117&ved=2ahUKEwjuqYaficv4AhVoUGwGHbSPDXcQFnoECCgQAQ&usg=AOvVaw343zYmAhxvSxcbbrtZ-Wbc

Anjayani, Eni, Tri Haryanto. 2009. Geografi. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.



Beri Komentar

wa