Mengenal Jenis Kenampakan Buatan di Indonesia, Beserta Latihan Soal & Pembahasan | IPS Kelas 5 SD - Latiseducation

Mengenal Jenis Kenampakan Buatan di Indonesia, Beserta Latihan Soal & Pembahasan | IPS Kelas 5 SD

Konsep Pelajaran 708 views

Kenampakan buatan di Indonesia merujuk pada struktur atau objek yang dibuat oleh manusia dan memengaruhi tata ruang atau lingkungan sekitarnya. Ini mencakup berbagai infrastruktur, bangunan, monumen, dan proyek-proyek manusia lainnya. 

Hallo Sahabat Latiseducation!

Kenampakan buatan di Indonesia merujuk pada struktur atau objek yang dibuat oleh manusia dan memengaruhi tata ruang atau lingkungan sekitarnya. Ini mencakup berbagai infrastruktur, bangunan, monumen, dan proyek-proyek manusia lainnya. 

baca juga : bimbel snbt

Kenampakan buatan ini mencerminkan perkembangan dan kemajuan dalam berbagai bidang di Indonesia, dari infrastruktur hingga seni dan budaya. Selain memberikan manfaat praktis, kenampakan buatan ini juga sering menjadi objek pariwisata dan simbol kemajuan suatu daerah.

Berikut beberapa contoh kenampakan buatan di Indonesia:

  1. Jembatan:

    • Jembatan Suramadu, Jawa Timur: Jembatan terpanjang di Indonesia yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura.
    • Jembatan Ampera, Sumatera Selatan: Salah satu jembatan terkenal yang melintasi Sungai Musi di Palembang.
  2. Monumen dan Patung:

    • Monumen Nasional (Monas), Jakarta: Monumen nasional yang menjadi simbol kemerdekaan Indonesia.
    • Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali: Patung besar yang menggambarkan Lord Wisnu dan burung Garuda.
  3. Candi dan Peninggalan Sejarah:

    • Candi Borobudur, Jawa Tengah: Kuil Buddha terbesar di dunia yang memiliki keindahan arsitektur dan relief.
    • Candi Prambanan, Jawa Tengah: Kuil Hindu terbesar di Indonesia dengan arsitektur yang megah.
  4. Gedung Pencakar Langit:

    • Gedung BNI 46, Jakarta: Salah satu gedung pencakar langit tertinggi di Jakarta.
    • Wisma 46, Jakarta: Salah satu ikon Jakarta yang menjadi pusat bisnis dan perkantoran.
  5. Bendungan dan Waduk:

    • Bendungan Jatiluhur, Jawa Barat: Bendungan terbesar di Indonesia yang digunakan untuk irigasi dan pembangkit listrik.
    • Bendungan Saguling, Jawa Barat: Salah satu bendungan yang berperan dalam menyediakan air bagi sekitarnya.
  6. Bandara:

    • Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten: Bandara utama yang melayani wilayah Jakarta dan sekitarnya.
    • Bandara Ngurah Rai, Bali: Salah satu bandara internasional yang menjadi pintu gerbang utama wisatawan ke Bali.
  7. Kawasan Pariwisata dan Hiburan:

    • Kawasan Mega Kuningan, Jakarta: Kawasan perkantoran dan bisnis yang modern di Jakarta.
    • Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta: Kawasan rekreasi yang menampilkan miniatur dari berbagai suku dan budaya di Indonesia.
  8. Pelabuhan:

    • Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta: Pelabuhan terbesar di Indonesia yang menjadi pusat distribusi barang.
  9. Proyek Reklamasi:

    • Pulau Reklamasi, Jakarta: Proyek reklamasi pantai di Jakarta yang bertujuan untuk menciptakan pulau-pulau buatan untuk pengembangan lebih lanjut.

baca juga : bimbel sbmptn

Dampak Pembuatan Kenampakan Buatan di Indonesia

Pembuatan kenampakan buatan di Indonesia memiliki dampak yang beragam, baik positif maupun negatif, tergantung pada jenis dan skala proyek. Berikut adalah beberapa dampak yang mungkin timbul:

  1. Pembangunan Ekonomi:

    • Positif: Pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, pelabuhan, dan bandara dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dengan memfasilitasi transportasi dan perdagangan.
  2. Pariwisata:

    • Positif: Monumen, patung, dan kawasan pariwisata dapat meningkatkan daya tarik wisata, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
  3. Pengembangan Kota:

    • Positif: Pembangunan gedung pencakar langit dan pusat bisnis dapat meningkatkan perkembangan kota, memberikan infrastruktur perkotaan yang modern, dan menciptakan pusat aktivitas ekonomi.
  4. Pengelolaan Sumber Daya Alam:

    • Negatif: Pembangunan proyek infrastruktur besar seperti bendungan atau reklamasi pantai dapat berdampak negatif pada lingkungan dan ekosistem setempat, terutama jika tidak dilakukan dengan pengelolaan yang baik.
  5. Peninggalan Sejarah dan Budaya:

    • Positif dan Negatif: Pembangunan proyek di sekitar peninggalan sejarah atau budaya, seperti candi atau situs bersejarah, dapat memberikan aksesibilitas yang lebih baik tetapi juga menimbulkan risiko kerusakan atau perubahan karakteristik situs tersebut.
  6. Dampak Lingkungan:

    • Negatif: Beberapa proyek besar dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, termasuk deforestasi, degradasi tanah, dan perubahan ekosistem, terutama jika tidak ada langkah-langkah pengelolaan lingkungan yang memadai.
  7. Pengurangan Ruang Terbuka Hijau:

    • Negatif: Pembangunan kawasan perkotaan atau industri dapat menyebabkan pengurangan ruang terbuka hijau, yang dapat mempengaruhi keseimbangan ekologi dan kesejahteraan masyarakat.
  8. Perubahan Sosial:

    • Positif dan Negatif: Pembangunan proyek besar dapat membawa perubahan sosial, seperti peningkatan mobilitas penduduk, peningkatan standar hidup, tetapi juga dapat menyebabkan perubahan sosial yang tidak diinginkan, seperti gentrifikasi atau masalah-masalah sosial baru.

Dalam merencanakan dan melaksanakan proyek-proyek kenampakan buatan, penting untuk mempertimbangkan dampak-dampak tersebut dengan hati-hati dan mencari keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan serta budaya. Langkah-langkah mitigasi dan pengelolaan yang baik dapat membantu meminimalkan dampak negatif dan meningkatkan manfaat positif proyek tersebut.

baca juga : bimbel utbk

Keanekaragaman Kenampakan Buatan di Indonesia

Keanekaragaman kenampakan buatan di Indonesia mencerminkan kayaannya dalam pembangunan infrastruktur, seni, dan sejarah. Pertama-tama, Indonesia memiliki monumen-monumen megah yang menjadi lambang kebanggaan dan identitas nasional. Monumen Nasional (Monas) di Jakarta adalah contoh nyata yang memvisualisasikan semangat kemerdekaan Indonesia dengan patung emasnya yang menjulang tinggi. Begitu pula dengan Candi Borobudur di Jawa Tengah dan Candi Prambanan, yang masing-masing merupakan perwujudan kearifan budaya dan keagamaan masa lampau, menunjukkan keberagaman sejarah dan kepercayaan di Indonesia.

Selanjutnya, Indonesia juga menampilkan keanekaragaman melalui infrastruktur modern yang memajukan pertumbuhan ekonomi. Gedung pencakar langit seperti BNI 46 dan Wisma 46 di Jakarta memberikan gambaran tentang perkembangan perkotaan yang pesat dan menjadi pusat aktivitas bisnis dan finansial. Di samping itu, proyek-proyek besar seperti Jembatan Suramadu di Jawa Timur dan Bendungan Jatiluhur di Jawa Barat memberikan kontribusi terhadap konektivitas antarwilayah dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Keanekaragaman kenampakan buatan juga tercermin dalam proyek-proyek kontemporer yang mengekspresikan visi modern Indonesia. Kawasan Mega Kuningan di Jakarta menjadi representasi dari perkembangan pusat bisnis dan gaya hidup metropolitan. Sementara itu, proyek reklamasi di Jakarta, seperti Pulau Reklamasi, menunjukkan upaya untuk menciptakan ruang baru bagi perkembangan kota dan fasilitas umum. Semua ini bersama-sama menciptakan pemandangan kenampakan buatan yang mencerminkan dinamika dan keberagaman Indonesia dalam berbagai aspek.

Latihan Soal dan Pembahasan

1. Gambar atau lambang tertentu pada peta untuk mewakili objek tertentu dinamakan ….

a. Legenda
b. Skala
c. Simbol
d. Panorama

Jawaban : C

2. Gunung berapi pada peta digambarkan dengan ….

a. Segitiga merah
b. Garis merah
c. Segitiga hitam
d. Kotak merah

Jawaban : A

3. Berikut ini adalah gunung-gunung berapi di Indonesia, kecuali ….

a. Gunung Sinabung
b. Gunung Merapi
c. Gunung Muria
d. Gunung Merbabu

Jawaban : C

4. Pegunungan Jayawijaya terletak di pulau ….

a. Sumatra
b. Kalimantan
c. Papua
d. Jawa

Jawaban : C

5. Sungai terpanjang di Indonesia adalah  ….
 
a. Sungai Bengawan Solo
b. Sungai Batanghari
c. Sungai Mahakam
d. Sungai Kapuas
 
Jawaban : D

6. Sungai terpanjang di pulau Jawa adalah ….

a. Sungai Bengawan Solo
b. Sungai Barito
c. Sungai Ciliwung
d. Sungai Citarum

Jawaban : A

7. Daratan yang menjorok ke laut dinamakan ….

a. Lembah
b. Teluk
c. Selat
d. Tanjung

Jawaban : D

8. Dataran tinggi Dieng terdapat di Provinsi ….

a. Jawa Tengah
b. Jawa timur
c. Jawa barat
d. Banten

Jawaban : A

9. Berikut ini adalah manfaat dari danau, kecuali untuk ….

a. Irigasi pertanian
b. Tempat membuang limbah
c. Sumber air
d. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Jawaban : B

10. Laut yang menjorok ke daratan dinamakan ….

a. Selat
b. Tanjung
c. Teluk
d. Semenanjung

Jawaban : C

Jadi, apa lagi yang ditunggu? Hubungi kami segera di line telepon (021) 77844897 atau kamu juga bisa menghubungi kami via 085810779967. Atau klik www.latiseducation.com untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Sampai ketemu di Latis Education!

Referensi :

1. Kumparan

2. kompas



Beri Komentar

wa